blueblackred

  • Kisah Yang Sangat Menginspirasi

    Kisah Yang Sangat Menginspirasi

  • Quote

    Quote

    Tinta bagi seorang pelajar lebih suci nilainya daripada darah seorang Martir.
     Nabi Muhammad SAW
  • Picture

    Picture

    Reblogged 14 hours ago from achmadlutfi 1406
  • Picture

    Picture

    oneislam:

Dear sister in Islam…,We know its hard. We know you look at the pictures of the models and the celebrities and wonder why you can’t look like them? We know it hurts to sometimes refrain yourself from plucking those brows or to put on that hijab & abaya. We know it gets hard to walk outside with no make up on, with your natural face, thinking it’s not good enough and all of your flaws are showing. You know what else we know? We know you’re beautiful, regardless of what you think of yourself. ♥ We know that even the slightest inclination of pleasing Allah in yourself increases that beauty ten-fold and we know that when Allah finds you beautiful, it’s all that matters. You’re not doing this for the world, remember? You’re not even doing it for yourself. :)Imagine your beauty on the Day of Qiyamah when your face would be glowing and radiant with noor, when you would enter Jannah & be more beautiful than the noor and you would realize that it was this world really wasn’t worth the drool.Lovely sister, we are proud of you! ♥ 

    oneislam:

    Dear sister in Islam…,
    We know its hard. We know you look at the pictures of the models and the celebrities and wonder why you can’t look like them? We know it hurts to sometimes refrain yourself from plucking those brows or to put on that hijab & abaya. We know it gets hard to walk outside with no make up on, with your natural face, thinking it’s not good enough and all of your flaws are showing. 

    You know what else we know? We know you’re beautiful, regardless of what you think of yourself. ♥ We know that even the slightest inclination of pleasing Allah in yourself increases that beauty ten-fold and we know that when Allah finds you beautiful, it’s all that matters. You’re not doing this for the world, remember? You’re not even doing it for yourself. :)

    Imagine your beauty on the Day of Qiyamah when your face would be glowing and radiant with noor, when you would enter Jannah & be more beautiful than the noor and you would realize that it was this world really wasn’t worth the drool.

    Lovely sister, we are proud of you! ♥ 

    Reblogged 14 hours ago from deurim 34
  • copy paste atau emang sama??

    copy paste atau emang sama??

    copy paste atau emang sama??

    searching - searching bahan tugas makalah, eh tiba tiba menemukan 2 jurnal yang isinya hampir sama tapi dengan nama penulis yang berbeda dan tahun yang berbeda. jurnal yang terbaru itu isinya sama persis cuma ada tambahan tambahan sedikit aja dari jurnal yang lama yang sudah menjadi referensi saya dari awal„tapi dari tulisan kalimat - kalimatnya sama persis..heran, jadinya jurnal yang jadi referensi saya tuh siapa yang nulis ya?kok bisa ada 2 jurnal yang isinya mirip banget tapi penulisnya beda??#jadi suudzon nih

  • kota kecilku….

    kota kecilku….

    kota kecilku….

    Hari ini, berangkat lebih awal daripada biasanya , meninggalkan rumah lebih awal daripada biasanya , dengan alasan yang seperti biasanya ( eh engga deng, yang ini ga biasa hhe), saya akan jalan -jalan menuju kota masa kecil yang saya rindukan…<^.^>

    Huaaaa. Rasa Ga sabar , deg deg an, dan penasaran akan kota yang dulu pernah saya jejaki bercampur aduk menyatu di hati ini…setelah menaiki commuter line yang alhamdulillahnya ga penuh itu, setelah berjalan melewati taman topi yang tidak berubah ubah kondisinya, saya lalu ber siap - siap duduk di angkot berwarna hijau jurusan laladon. Duduk tenang sambil melihat pemandangan dari jendela angkot ditemani udara yang cukup panas dengan keringat bercucuran (lebaaiii nih hhe) . perjalanan ini ga membuat saya kesel atau bosan,..yaa„saya ga bosan dengan perjalanan kali ini, kenapa??karena selain pergi ke bogor untuk jalan – jalan bersama teman teman saya, saya juga memiliki tujuan lain..tujuan untuk membangkitkan memori memori lama di kota kecil yang dulu pernah saya singgahi..

    Menyusuri jalanan yang sama dengan nuansa yang berbeda.. 12 tahun sudah meninggalkan kota masa kecil itu. Bagaimanapun juga, saya harus mengikuti ayah saya menetap di ibukota..

    Duduk tenang di angkot, dan tanpa jenuh memandangi pemandangan kota hujan itu„,sedikit pusing sih sebenernya, karena harus menengok lama – lama ke arah kanan dan harus rela berkali kali menghisap asap kendaraan bermotor..

    12 tahun sudah berlalu„dan saya menyadari satu hal„,pertumbuhan ekonomi di daerah itu membuat saya kecewa…

    Walaupun banyak kecewanya, setidaknya saya masih bersyukur. ..Hari ini saya masih bersyukur karena saya masih mengenali sd panaragan ( sd kaka kedua saya ) dulu. Tetapi, saya kecewa karena saya sangaaaaaat sulit untuk menemukan supermarket mawar, kecewa karena saya tidak tidak lagi  melihat sawah yang terbentang luas dengan kerbau - kerbaunya, dan kecewa karena tidak ada lagi becak- becak yang berseliweran dimana mana ( hanya menemui beberapa becak saja selama perjalanan)

    ya, hari ini saya tidak menemukan semua itu…lalu saya berpikir, mungkin toko mawar sudah tidak ada lagi kali ya? Mungkin sudah diganti dengan alfa mart atau mart mart yang lainnya…(sediih banget , karena itu adalah tempat yang paling saya ingat karena tempat itu adalah salah satu tempat yang sering saya kunjungi).

    Selain itu, saya juga menyadari salah satu perbedaan yang mencolok  antara keadaan sekarang dan 12 tahun yang lalu . Selain kurangnya lahan sawah, bertambahnya rumah – rumah, dan bertambahnya mart -mart  itu, perbedaan yang mencolok itu  adalah CUACA nya …yap..bogor yang dulu saya singgahi adalah salah satu daerah yang dingin„bahkan, ketika saya harus pindah ke ibukota, saya selalu mengeluh kepada  ayah saya kalau saya ingin balik lagi ke bogor karena bogor itu dingin dan Jakarta itu panas…tapi„hari ini, sepertinya panasnya Jakarta sudah menyebar juga ke kota hujan tersebut….hmmm„pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor saya kira salah satu penyebab utamanya. Gimana tidak?becak becak yang dulu berseliweran sana sini, yang menjadi transportasi utama, telah tergantikan dengan angkot angkot biru hijau itu..

     Emm„ perubahan perubahan itu memang selalu memberikan 2 efek ya. Efek positif dan negatif..ada yang melihat efek positifnya lebih banyak adapula yang melihat efek negatifnya yang lebih banyak. Penilaian tersebut tentunya tergantung siapa subjek yang menilainya….

    hari ini ,selain rasa kecewa dan bersyukur atas penyusuran jalan – jalan di kota bogor, ternyata ada satu perasaan lain yang hinggap di hati saya. Perasaan yang selama ini seringkali hadir tanpa permisi ke hati ini…ya, perjalanan kali ini menambahkan rasa rindu seorang anak terhadap ayahnya..perjalanan ini ternyata menumbuhkan lagi memori - memori menyenangkan yang telah saya lalui bersama ayah saya..

    ya Rabb, semoga perpisahan kami ini hanya sementara,  dan semoga saya, ayah saya dan keluarga saya yang lainnya dapat disatukan kembali di Jannah Mu..aamiin

     

  • beda gaya, beda tulisan.

    beda gaya, beda tulisan.

    beda gaya, beda tulisan.

    baru aja baca blog temen yang uda lama ga saya buka.„,hahahaha„,tiba tiba refleks aja saya tertawa„,(bukan karena isi blognya yang lucu lhooo„suwer dah, isinya ga ada yang lucu, dan saya juga ga tertawa karena ada tulisannya  yang gimana2..pokoknya ga ada kaitannya sama isi dari yang dia tulis deh).,

    ,yaap„saya mendapatkan 1 pelajaran penting dari blog dia tersebut. pelajaran yang saya dapet dari tulisan - tulisan dia yaitu apapun yang kita tiru, klo ga sesuai sama karakter kita atau kepribadian kita maka hasilnya akan jadi “aneh” atau ga bagus..

    jadi gini , ada tulisan temen saya itu yang beda baget gaya bahasanya sama yang biasa dia pakai atau dia tulis. pas saya baca tulisan dia yang ” ga sesuai gaya nya dia ” itu jujur saya ngrasa sebenernya tulisan dia bagus tapi kok “kaku” bgt yaa dan juga rada anehh??„,trus saya liat tulisan - tulisan dia selanjutnya dan barulah saya bener - bener melihat tulisan dia yang sesuai dengan karakter n gaya nya dia. nah, pas baca tulisan dia (yang saya rasa sesuai bgt sama gayanya dia) tulisannya yang itu tuh lebih enak di baca dan ga kaku..dan saya bener - bener ngrasa ya itu emang tulisan dia asli tanpa ada gaya orang lain dalam penulisan dia tersebut. .

    nah, mengenai gaya penulisan orang ini, saya memang yakin kalau gaya penulisan tiap orang itu berbeda - beda. dan kita ga bisa memaksakan diri kita untuk mengikuti gaya menulis orang lain,. walaupun kita nge fans sama salah satu penulis dan suka dengan gaya penulisannya, tetap saja kita tidak dapat meniru gaya penulisan idola kita itu karena gaya menulis seseorang  dapat memperlihatkan karakter orang tersebut dan kita juga udah tau kan, kalau karakter tiap orang itu berbeda - beda dan ga ada yang sama.

    di sisi lain, walaupun begitu adanya, meniru gaya tulisan orang lain sebenernya juga boleh - boleh aja,kan meniru gaya orang lain itu sesuai banget dengan pepatah cina “copy the master”. nah, kenapa kita boleh - boleh aja meniru gaya orang lain?karena walaupun kita meniru habis -habisan gaya seseorang , entah itu dalam menulis ataupun dalam hal lainnya , tetap aja hasilnya tidak akan sama dengan sang master tersebut dan mungkin dengan kita mengcopy gaya orang lain , (contohnya meniru gaya penulisan orang lain) kita akan bisa melihat gaya / ciri khas dari diri kita sendiri..

  • Contohlah kerukunan daerah Sumba.

    Contohlah kerukunan daerah Sumba.

    Contohlah kerukunan daerah Sumba.


     

    Apakah pendidikan yang tinggi dapat merubah suatu keadaan menjadi lebih damai?

    Pertanyaan yang sempat terbesit di kepala pada saat ini. mengapa hal ini tiba – tiba terpikirkan padahal saya sangat yakin bahwa pendidikan adalah pondasi dasar untuk kemajuan suatu bangsa?

     kemarin, sekitar jam 10 malam saya baru aja melihat salah satu acara televisi favorit di keluarga saya. Pada tau RING OF FIRE yang ada di metro tv kan? Itu lho, tayangan yang memuat Ekspedisi mengelilingi Indonesia yang dilakukan oleh keluarga tanzil. Episode ring of fire hari ini menampilkan suatu daerah di nusa tenggara yaitu daerah sumba.

    Pada episode ini,  Ekspedisi kali ini menunjukan mengenai keindahan Labuan bajo , taman nasional komodo dan panorama serta budaya di desa sumba. Entah mengapa,  Ekspedisi keluarga Tanzil selalu sukses membuat saya dan kakak- kakak saya iri setengah mati karena mereka dapat melakukan ekspedisi yang luar biasa tersebut. (pokoknya, saya juga harus bisa mengunjungi tempat tempat indah di Indonesia!dan mengelilingi negeri ini!) . yaa walaupun sebenarnya sedikit mustahil untuk bisa mengelilingi dan menjelajahi negeri ini  bahkan salah satu keluarga tanzil pernah berkata “waktu seumur hidup tidak akan cukup untuk mengelilingi Indonesia”. yaa setidaknya saya juga harus bisa menjelajahi beberapa tempat yang saya idam idamkan untuk saya kunjungi.

    Di episode itu, ada salah satu bagian yang membuat saya dan kakak saya berteriak ketika menontonnya. Mengapa kita tiba – tiba langsung sedikit heboh ketika menonton episode itu? Karena ada salah satu bagian yang menayangkan betapa rukunnya masyarakat desa sumba

    Seperti biasa, Salah satu keluarga Tanzil mewawancarai masyarakat setempat di daerah yang mereka kunjungi. Kali ini yang mereka wawancarai adalah seorang ibu dari suku sumba. Dalam proses wawancara atau ngobrol – ngobrol itu, ada satu fakta yang membuat saya takjub akan kerukunan yang terjadi di daerah sumba tersebut.  Seorang Ibu yang diwawancarai itu mengatakan bahwa di daerah sumba, yang memiliki berbagai suku dan agama, mereka tidak pernah bentrok ataupun bertikai hanya karena perbedaan suku ataupun agama. Bukti nyata dari perkataan ibu tersebut ialah fakta bahwa sudah biasa terjadi di daerah tersebut jika dalam 1 keluarga terdiri dari 5 sampai 6 agama . mereka bisa mentolerir siapapun yang berbeda agama entah itu pemeluk agama setempat, Kristen, katolik, ataupun islam. Budaya asli atau adat suku sumba tersebut bahkan tidak pernah melarang anak kandung dari masyarakat asli suku sumba untuk memeluk agama adat mereka dan mereka lebih memiliih membebaskan anaknya untuk memiliih kepercayaan sesuai kemauan sang anak.

    Hal ini adalah sesuatu yang sudah jarang terjadi (atau jarang ter ekspos kali ya??)  di negeri ini. Lihat saja di pulau Jawa,  hal ini sangat langka sekali. Kita lebih sering disuguhi berita – berita mengenai pertikaian antar suku ataupun agama . coba bayangkan saja, kekerasan, tawuran, perang antar suku , sudah begitu lazim terjadi di berbagai daerah. Penolakan – penolakan karena perbedaan suku ataupun agama sudah biasa terjadi di beberapa tempat di Indonesia. Bahkan, yang memiliki agama yang sama ataupun suku yang sama tetapi berbeda budaya ataupun aliran, tetap saja bertikai satu sama lain.

    padaaaahal„ daerah – daerah yang sering bertikai itu adalah daerah jawa ataupun Sumatra yang tingkat pendidikannya lebih baik daripada wilayah nusa tenggara.

    Padaaahal, seharusnya orang – orang yang lebih terdidik harus lebih toleran dibandingkan orang –orang yang tingkat pendidikannya lebih rendah.

     Padaaahal„seharusnya orang yang berpendidikan tinggi dapat lebih mampu mengendalikan ego mereka dibandingkan orang yang memiliki tingkat pendidikan yang rendah.

    Tetapi, mengapa hal ini kontradiksi dari yang seharusnya terjadi ya? Kenapa ya kok pertikaian – pertikaian itu lebih sering terjadi di daerah yang pendidikannya lebih baik dibandingkan di daerah sumba?apakah  pendidikan tidak mampu merubah kondisi tersebut? Apakah pendidikan belum bisa mengatasi permasalahan tersrbut?

    Ohhhh rupanya tidak begitu. Pendidikan tetap menjadi pondasi dasar untuk kemajuan suatu negeri. Tetapi„fakta yang ada sekarang ini mungkin disebabkan karena pada zaman  ini orang – orang mengejar pendidikan setinggi-tingginya bukan karena ingin mendapatkan ilmunya, tetapi karena ingin mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi ataupun untuk memenuhi standar dalam pergaulan sosial.

    sekarang ini, pendidikan hanya dikejar agar dapat memperoleh gaji yang lebih baik dan agar bisa masuk perusahaan yang memberikan gaji atau upah yang besar . Bahkan,  mencari ilmu bukan lah menjadi tujuan utama, tetapi sudah tergeser dengan tujuan –tujuan tersebut yang hanya untuk memenuhi  gengsi semata di kehidupan sosial ini. Nah , karena pergeseran tujuan utama inilah makanya pertikaian – pertikaian di daerah yang tingkat pendidikannya lebih tinggi sering terjadi karena bagaimanapun juga pendidkan karakter atau pengaplikasian dari pendidikan itu sendiri tidak ada dalam kehidupan nyata.

    Nah, hal ini menjadi bahan introspeksi buat saya pribadi juga sebenernya..jangan – jangan selama ini saya juga  belajar ampe tingkat universitas tujuan utamanya bukan untuk mengejar ilmu lagi??hmm..semoga aja tujuan utama saya masih tetap  untuk mengejar ilmu…. aamiin

     

  • Quote

    Quote

    membaca dan menulis itu ibarat sebuah gelas yang di isi air (membaca ) dan menuangkannya (dengan menulis)
  • budaya mengajar..

    budaya mengajar..

    budaya mengajar..

    Negara kesatuan republik Indonesia, apakah yang kalian pikirkan mengenai negeri kita tercinta ini? Negara yang memiliki banyak penduduk? negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah? negara yang memiliki banyak pulau? negara yang memiliki pengangguran melimpah ? ataukah negara pengekspor TKI terbanyak ? Banyak hal yang tentunya langsung terbesit di kepala kita mengenai negeri tercinta ini. Mulai dari hal hal yang positif hingga hal yang negatif. Mulai dari masalah ekonomi, lingkungan, perdagangan, politik, kesehatan, pendidikan, hukum, hingga permasalahan budaya.. Nah, coba kita perhatikan mengenai permasalahan permasalahan yang telah sebagian dipaparkan sebelumnya. Melihat paparan tersebut, Sudah sadarkah kita, jika negeri kita ini memiliki salah satu masalah mendasar yaitu masalah pendidikan.

    Sadarkah kita, bahwa masih banyak warga kita yang tidak dapat mengakses pendidikan yang memadai dan masih banyak warga yang belum mendapatkan pendidikan yang semestinya. Tidak meratanya keberadaan fasilitas fasilitas penunjang pendidikan pun menjadi masalah yang perlu diprioritaskan dalam pengembangan pendidikan di negeri ini . tetapi, apakah pemerintah kita sudah mempriotritaskan masalah pendidikan menjadi masalah yang utama yang harus segera diselesaikan?. Hmm,sepertinya belum menjadi prioritas. nyatanya pada saat ini kita belum mampu menyelesaikan masalah pendidikan. padahal, Seharusnya pendidikan harus dinomorsatukan dibandingkan yang lainnya, mengapa? Karena Pendidikan menjadi ujung tombak majunya suatu bangsa dan menjadi salah satu penentu keberhasilan suatu bangsa..

    Kita lihat saja Contohnya yaitu negara Jepang. Saat ini, Jepang berada di peringkat pertama dalam hal perkembangan kualitas di bidang pendidikan berdasarkan data EFA Global monitoring report 2011 yang dikeluarkan UNESCO . kita tentunya sudah mengetahui bahwa negeri sakura tersebut sangat maju di bidang ilmu pengetahuan terutama teknologi. Lalu, apa kabar nih posisi Indonesia di bidang pendidikan? Ternyata, posisi Indonesia menurun sebanyak 4 peringkat dari tahun 2010 . Pada tahun 2011 posisi Indonesia hanya berada di peringkat 69 dari 127 negara . Bandingkan dengan posisi negara tetangga kita.,Ternyata kita masih tertinggal jauh dengan mereka. Lihat saja brunei darussalam yang berada di posisi 34 dan Malaysia yang berada di posisi 65 dari 127 negara. Tidak hanya itu saja, buruknya kondisi pendidikan warga kita bisa dilihat dari banyaknya anak- anak yang putus sekolah. Angka putus sekolah di jenjang sekolah dasar sangatlah memprihatinkan. Bayangkan saja, lebih dari 520 .000 anak sekolah dasar putus sekolah setiap tahunnya. Hal ini menandakan bahwa sekitar , 1,7 % anak anak Indonesia putus sekolah setiap tahunnya.hasil ini berdasarkan data salah satu harian nasional pada tahun 2011.

    Tidak mudahnya masyarakat mengakses pendidikan disebabkan karena tingginya biaya pendidikan yang membuat anak- anak di Indonesia kesulitan untuk mendapatkan hak mereka di bidang pendidikan. Pendidikan di negeri inipun menjadi suatu barang yang mewah yang tidak dapat diakses oleh semua orang Fakta- fakta yang telah dipaparkan diatas, mengenai tertinggalnya pendidikan Indonesia dibandingkan dengan negara negara tetangga lainnya, tentu bukanlah masalah yang baru dan sudah menjadi masalah yang bekepanjangan. Berbagai upaya pun telah dilakukan pemerintah maupun swasta guna mengembangkan sektor vital ini. Sayangnya, upaya-upaya yang sudah ada seperti dana BOS dan alokasi APBN bidang pendidikan hanya terfokus pada pengembangan sarana fisik semata. Padahal di samping pengembangan sarana, pendidikan juga tidak dapat dilepaskan dari peran prasarana pendukungnya yaitu guru , “Pahlawan tanpa tanda jasa. Seperti yang telah dikatakan oleh professor Yohanes Surya , tidak ada anak bodoh! Yang ada adalah anak yang belum mendapatkan kesempatan belajar dari guru yang baik. Hal ini sangat sesuai dengan fakta yang terpampang jelas di lingkungan masyarakat Indonesia.

    Buruknya kualitas guru dan kurangnya dukungan dari pemerintah menjadi hal utama penyumbang buruknya kualitas pendidikan di negeri ini Selama ini kita sudah mengetahui bahwa begitu banyaknya aksi-aksi demo dari kalangan akademisi dan rakyat. Sudah begitu banyak kajian kajian mengenai pendidikan di Indonesia dan perdebatan - perdebatan mengenai masalah pendidikan di Indonesia ini. Tetapi, dari banyak demo dan tuntutan warga mengenai masalah pendidikan, hasil yang kita inginkan untuk majunya pendidikan di Indonesia pun belum juga tercapai. Nyatanya masalah pendidikan belum juga dapat terselesaikan. Lalu, apakah yang seharusnya kita lakukan.? Melakukan demo lagi kah.? melakukan demo secara terus menerus dan menentang pemerintahan kah??atau terus berkeluh kesah terhadap pemerintah dan membujuk bujuk pemerintah terus menerus agar segera melakukan kebijakan baru dalam pendidikan di Indonesia?? Hal hal diatas boleh saja dilakukan, tetapi,mengapa kita tidak melakukan hal hal nyata yang positif saja dari sekarang.

    Melakukan aksi nyata yang posistif saya rasa lebih baik dibandingkan terus berkeluh kesah terhadap pemerintah. Coba lihat saja aksi – aksi dibawah ini. Banyak gerakan pemuda Indonesia yang perlu di dukung oleh semua pihak mulai dari pemerintah, swasta dan masyarakat. Sekarang ini, kita bisa melihat bahwa sudah ada gerakan Indonesia mengajar, gerakan ui mengajar, SCHOLAH (School of Airlangga in Harmoni) , ITB mengajar, dan aksi aksi nyata lainnya yang telah dilakukan oleh pemuda- pemuda Indonesia. Selain itu, ada lagi aksi sosial nyata lainnya yang dilakukan oleh ibu Ainun Chonsum yang mendirikan Akademi berbagi yang memiliki tujuan mentransferkan ilmu dari banyak akademisi dan professional kepada masyarakat secara gratis dan sukarela. Sekarang ini menurut saya, bukan lagi saatnya pemuda melakukan demo demo di depan gedung DPR. Tetapi ini adalah saatnya kita melakukan aksi untuk melakukan suatu perubahan di negeri tercinta kita ini. Saat ini sebuah konsep pendidikan yang perlu kita cermati ialah mengenai kesempatan belajar. Banyak cara yang dapat kita lakukan sebagai pemuda untuk turut andil dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Salah satu cara yang mudah yang dapat kita terapkan yaitu dengan menerapkan system pembelajaran yang diterapkan oleh Rasulullah Saw.

    Rasulullah Saw selama 23 tahun mendidik dan mengajarkan Al Quran kepada sahabat sahabat terdekatnya dalam sistem kelompok. Pendidikan dan pengajaran dari Rasulullah pun disebarluaskan oleh para sahabatnya dengan cara menyebarkan ilmu yang telah didapat dari Rasulullah kepada lingkungan terdekat mereka, dan system ini pun berjalan terus - menerus sehingga ajaran Al Quran tersebar luas hingga keseluruh penjuru negeri di bumi ini. Kita dapat menerapkan pola sistem kelompok yang dilakukan Rasulullah di zaman sekarang untuk memberikan pembelajaran bagi lingkungan sekitar kita. Mengajarkan adik kita, mengajarkan teman teman kita , mengajarkan tetangga kita adalah cara yang cukup efektif yang dapat dilakukan dari lingkungan terdekat untuk memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini. sistem pembelajaran dari lingkup yang kecil juga dapat diperluas dengan menerapkan system efek domino dalam pembelajaran. Misalkan saja 1 orang anak kuliahan mengajarkan 3 anak sma dalam kelompok , lalu masing masing anak sma tersebut mengajarkan kembali anak anak smp dan begitu seterusnya hingga jenjang pendidikan paling rendah, maka penyebarluasan ilmu pendidikan dapat terwujud sehingga dapat meningkatkan kualitas masyarakat nantinya. Nah, oleh karena itu, sebagai pemuda bangsa, mari kita lakukan gerakan mengajar dan mendidik orang orang terdekat kita dari sekarang.

  • dukungan teman ..

    dukungan teman ..

    dukungan teman ..

    membicarakan mengenai pertemanan dan persahabatan tentu tidak ada habis- habisnya. setiap orang tentu memiliki ceritanya masing - masing . dan begitu pula dengan saya. hari ini, seperti biasa saya mengikuti “kelas” uisdp. pembicara sesi 2 salah satunya ialah bang jay, salah satu Mapres Ui. pada sesi itu, ada satu pertanyaan moderator yang mengharuskan pembicara mengatakan siapakah tokoh yang paling berperan dalam kehidupannya. akhirnya bang jay pun bercerita dengan panjang lebar, mengenai kisah persahabatannya dengan bang sani dan bang big zaman. dalam ceritanya itu, bang jay menjelaskan dengan penuh kemantapan bahwa bang big zaman dan bang sani adalah orang - orang hebat dibalik kesuksesan bang jay sekarang. lalu ketika bang jay berkata itu, saya refleks senyum senyum simpul. mengapa? karena saya juga pernah mendengar hal yang sama dari mulut sahabatnya tersebut yaitu bang big zaman.

    di kesempatan sebelumnya, saya pernah mengikuti salah satu acara yang mengundang bang big zaman sebagai pembicara.  di acara tersebut, bang big menyatakan pula hal yang sama bahwa salah satu orang yang berperan dalam kesuksesan bang big zaman (terutama dalam pencapaiannya sebagai mapres fasilkom) adalah bang jay. dan diacara tersebut pula bang big zaman menceritakan tentang persahabatannya dengan bang jay (bahkan bang big menampilkan foto - foto keakraban mereka pula di acara tersbut .ckckc).

    Melihat dari hal tersebut, saya menjadi kagum dengan kisah persahabatan mereka.

    Saya kagum karena mereka , bang big dan bang jay selalu saling mendukung dan menyokong satu sama lain dan menjaga teman mereka satu sama lain.

    lalu pada saat sesi bang jay hari ini, saya jadi teringat pula dengan salah satu teman saya yang saya kagumi. Dia adalah teman saya yang berasal dari sumatera. bisa dikatakan dia adalah salah satu tempat saya “meneduhkan diri”. Mengapa saya katakan dia adalah peneduh bagi saya? karena kepribadian dia yang selalu dapat membuat diri saya menjadi lebih tenang dalam kondisi- kondisi yang sulit.

    bebrapa contoh kecil kenapa dia saya sebut sebagai peneduh ialah ketika nilai saya jelek dan saya sangat kecewa, dia yang bisa membangkitkan semangat saya dan bisa membuat perasaan saya lebih baik karena dia selalu meyakinkan saya dengan perkataan- perkataannya. Ketika itu , dia mengatakan kepada saya bahwa nilai jelek yang saya peroleh itu adlaah salah satu cara dari Allah biar saya belajar lebih giat lagi dan ga males malesan dan agar ketika UAS nilainya lebih baik lagi. 

    di kondisi yang lain, di hari jumat kemarin tepatnya, ketika saya sedikit gugup karena akan presentasi, sedangkan saya tidak memiliki persiapan apa - apa, tiba tiba dia berkata”tenang aja bun, Allah pasti nolong kok, kan tadi bundo uda nolong Allah”

    jlep,..perkataanya bener - bener menenangkan banget dan membuat saya menjadi lebih santai dan tidak grogi lagi buat presentasi..dan sebenarnya tidak cuma itu saja cerita mengenai salah seorang sahabat saya ini, masih banyak lagi sokongan semangat yang selalu dia berikan ke saya. 

    Dan saya pun berterimakasih banget kepada teman saya ini  karena dia sudah sering sekali membuat diri saya menjadi lebih tenang di kondisi-kondisi sulit dalam beberapa bagian hidup saya

    jazakillah ukhti :)

    l

  • senin pagi yang indah

    senin pagi yang indah

    senin pagi yang indah

    hari itu hari senin pagi. ya, jujur saja saya kurang bersemangat di pagi itu karena selama 5 hari saya kurang tidur ( karena hal ini„perasaan malas buat ke kampus benar benar membuat pagi hari saya tidak begitu menyenangkan). berjalan gontai , ke ujung jalan, dan segera bersiap siap menyebrang jalan…jujur aja,setiap pagi saya harus menunggu waktu cukup lama agar saya dapat menyebrang. bayangin aja, di daerah rumah saya, jembatan penyebrangannya udah lapuk bahkan udah di hancurin. jadinya ya ga ada tempat penyebrangan lagi dan mau ga mau saya harus nyebrang di zebra cross. dan jujur untuk kesekian kalinya ya, menyebrang jalan di zebra cross di daerah rumah saya (di lenteng agung deket stasiun UP) , susahnya tuh minta ampunnn. walaupun ada zebra cross, tetep aja para pengendara motor n mobil tuh selalu memacu kendaraan mereka secepat mungkin (apalagi para pemakai kendaraan bermotor, suka banget ngebut ngebut di jalanan padahal di depannya ada zebra cross).

    setelah memantapkan diri, dan karena saya sudah menunggu cukup lama untuk menyebrang, akhirnya saya memutuskan untuk memberanikan diri menyebrang (walaupun takut banget karena motor - motor pada melaju kencang dan ga mau memelankan kendaraan mereka)

    nah, pas menyebrang jalan, terjadilah kejadian yang membuat pagi hari saya begitu menyenangkan . pagi hari itu, ketika saya menyebrang, dan motor serta mobil mobil itu tidak mau memelankan kendaraannya (seperti biasa), ada satu pengendara motor yang memelankan motornya dan memberikan tanda kepada pengendara motor n mobil lain untuk memelankan kendaraannya sampai para penyebrang zebra cross sudah menyebrang semua.  Karena tindakan dari pengendara motor itu, akhirnya pengendara motor n mobil lain memelankan kendaraan mereka hingga berhenti.

    wuiiiiiiihhhh tindakan orang itu sungguh jaraaaang terjadi di kehidupan saya. begitu jarang terjadinya kejadian tersebut, hal itu membuat saya merasa pagi hari saya sangat indah karena saya masih dapat melihat bahwa masih ada orang yang peduli dengan orang lain dan tidak egois dengan diri sendiri. mungkin hal itu sepele, tapi bagi saya yang hampir setiap hari menyebrang jalan, hal itu adalah hal istimewa yang sangat langka terjadi. setidaknya, di pagi hari itu , saya masih dapat membuktikan bahwa masih ada orang - orang yang care dengan orang lain dengan melakukan tindakan nyata di kota jakarta yang terkenal individualis ini.